INTINUSA

TAJAM & BERMARTABAT


Kadir Tangahu Desak Pemda Bone Bolango Mediasi Konflik Lahan PT GM dan Warga

 


BONE BOLANGO – Percepatan produksi PT Gorontalo Minerals (GM) dinilai sebagai harga mati untuk mendongkrak ekonomi daerah yang tengah lesu. Anggota Komisi 2 DPRD Bone Bolango, Kadir Tangahu, menyebut sengketa lahan yang menghambat produksi telah menyebabkan daerah kehilangan potensi pendapatan yang besar.

Kadir memaparkan bahwa tertundanya operasional tambang berimplikasi langsung pada tidak masuknya Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor royalti dan pajak. Padahal, dana tersebut sangat dibutuhkan untuk membiayai berbagai program pembangunan infrastruktur di Bone Bolango.

"Setiap hari produksi tertunda karena sengketa lahan, daerah kehilangan potensi pemasukan jutaan hingga miliaran rupiah. Ini kerugian besar bagi kas daerah," ungkap politisi Partai Gelora tersebut, Senin (4/5). Ia meminta isu lahan segera dituntaskan agar kerugian tidak membengkak.

Selain urusan PAD, Kadir menyoroti masalah pengangguran yang seharusnya bisa ditekan jika PT GM beroperasi normal. Produksi penuh perusahaan diprediksi akan menyerap ribuan tenaga kerja lokal, mulai dari pekerja tambang hingga sektor jasa pendukung lainnya.

Ia menegaskan bahwa masyarakat tidak boleh hanya menjadi penonton di tengah melimpahnya kekayaan alam daerah. Percepatan penyelesaian sengketa lahan adalah satu-satunya jalan agar warga sekitar bisa mendapatkan manfaat nyata berupa lapangan pekerjaan.

Kadir juga mengingatkan PT GM untuk memberikan kompensasi yang layak dan memperhatikan aspek kesejahteraan warga lingkar tambang. Menurutnya, investasi akan berjalan langgeng jika masyarakat merasa memiliki dan mendapatkan keuntungan dari keberadaan perusahaan.

DPRD Bone Bolango mendorong agar iklim investasi di daerah tetap kondusif melalui kepastian hukum atas lahan. Kadir berharap seluruh instansi terkait bersinergi untuk menghilangkan segala hambatan administratif yang menghalangi dimulainya produksi tambang.

Sebagai penutup, Kadir menegaskan bahwa kepentingan ekonomi masyarakat luas harus diutamakan di atas ego sektoral. Ia berharap dalam waktu dekat ada kabar baik mengenai kesepakatan lahan sehingga PT GM dapat segera berkontribusi bagi percepatan ekonomi di Bone Bolango.